~ A Whole New World…



website impor

Maap sekali bagi yang merasa tersungging…eh, tersenggol-senggol, hoho. Duluuu, bahkan sekarang masih ada tidak ya? Ada pihak-pihal tertentu yang berkoar-koar masalah, “Boikot produk-produk amrik..!!!” Apalagi pas jaman-jamannya perang perang palestine itu. Yang gak boleh makan Mc.D lah, yang gak boleh beli produk-produk made in amrik lah, sampailah pada ajakan pemboikotan mickey mouse karena disney land yang produk amrik. Oh, no😥 Yah, katanya sih…tujuannya supaya kita tidak membuang uang kita untuk amrik. Yang saya dengar, kalau kita membuang untuk amrik, itu sama saja kita mendukung amrik, dan sampai pada kesimpulan kita men-support semua gerakan amrik, termasuk mendukung serangan israel ke palentine itu (karena israel kan sahabat kentalnya amrik, hoho).

Tapi sebenarnya saya kurang begitu setuju dengan gerakan-gerakan seperti itu. Loh? Okelah…kita gak mendukung gerakan amrik itu. Tapi bukan begitu caranya. Itu susah. Karena itu sudah menyangkut hajat orang banyak. Dulu sewaktu gak boleh ada warung Mc.D yang buka, sampai-sampai orang-orang melakukan aksi dan merusak Mc.D, mengancam seluruh pegawai Mc.D supaya gak membuka warungnya. Gimana-gimana mereka harus tutup. Padahal pegawainya ga tau apa-apa. Gimana coba kalau ternyata itu satu-satunya kerjaan mereka hayo? Kan mereka gak bisa kerja. Itu salah satu hal yang membuat saya tidak suka.

Hal kedua adalah… gimana itu tau produk amrik? okelah, kalau jelas-jelas tertulis ‘made in amrik’ sih gak masalah. Kita bisa jaga jarak dengan produk itu. Tapi kalau dapat saham dari amrik? Misalnya made in arab, tapi amrik menanam saham tertinggi di situ. Hoho, sama juga bo’ong dong. Itu adalah beberapa kejadian masa lalu, berbulan-bulan yang lalu.

Tapi kenyataannya… sekarang kembali ke asal lagi deh. Banyak orang-orang yang dulu mengajak saya memboikot produk amrik, eh-pada punya facebook (fb) dan  menggunakan sarana skype😆 Pengen ketawa juga sih..hahaks. Iseng saja saya tanya, “punya fb gak?” Lah, dengan semangat bilang, “Ada..add saya ya.” Toeng. Lah kok berbalik arah gini (doh). Maksud hati nge-tes, lah kok… hahaks😆 Padahal mereka-mereka itu (fb dan kawan-kawan) adalah produk amrik. Tapi kok ya dengan bangga mereka bilang punya fb ya? Yah..yah, dunia memang tidak se-idealis yang kita pikirkan.

Kalau saya…jujur, dari dulu sampai sekarang kurang begitu suka yang namanya fb. Tapi bukan karena alasan boikot amrik, hahaks. Tapi lebih tepatnya alasan subjektip. Pertama saya kurang begitu suka mengikuti sesuatu yang terlalu trend. Karena nanti akan menimbulkan kesan saya mempunyai barang yang “sejuta umat”…hahaks. Kedua adalah, fb itu lemooootttzzz-nya ga ketulungan. Dari saya di Indonesia dulu, sampai pindah ke Korea yang katanya internetnya cepet, tetep saja menurut saya lemot dan bikin web-web lain yang saya buka jadi ikutan lemot (doh). Trus kenapa dulu daptar? Itu bukan saya yang daptar looh..beneran. Saya didaptarkan teman karena itu bagian jadi job-desk saya waktu saya join dalam suatu organisasi. Poto-nya juga teman yang kasih karena dikomplain terus gara-gara gak ada potonya (doh). Yah, meskipun ada juga sedikit manfaat yang didapat setelah saya join di fb, saya jadi bisa menyambung tali silahturahmi dengan teman-teman lama saya. Tapi over all, saya tetap gak suka😥 . Saya pun baru akan buka kalau terpaksaaaaa sekali.

Kembali pada cerita awal tentang banyaknya join ke web-web impor itu. Bukan maksud hati saya sebagai provokator anti-fb, wekekeke (devil)… tapi ya setidaknya ada kekonsistenan di situ. Kalau memang anti-produk amrik, ya sudah…ngapain menggunakan fasilitas dari amrik yang kita tau itu sangat canggih (contoh : skype). Ngapain ikut-ikutan fb segala? Apalagi jika ada yang sampai berebut username fb itu, hahaks😆 Nah, gak enak kan dilarang-larang gitu? Makanya jangan sok-sok melarang boikot produk segala, hohoho (devil). Tapi di sini yang perlu saya garis bawahi adalah…oke, kita anti-amrik ataupun anti produknya..it’s ok. Tapi kita juga musti memikirkan strategi juga. Jangan asal sok-sok boikot saja. Tapi yang jadi pertanyaan adalah : Mampu gak kita membuat produk yang gak kalah dengan amrik? Mampu gak kita menarik perhatian konsumer Indonesia supaya beralih ke produk dalam negeri? Kalau gak mampu…ya usaha dong. Apa kita mau mendukung semua gerakan amrik? Wekeke, berbalik arah sekarang (devil). Korea saja mampu membuat semua produknya made in Korea, membuat semua orang Korea mengkonsumsi bukan lagi web-web impor. Tuh buktinya anak-anak muda lebih senang pakai fasilitas dari cyworld produk perusahaan SK daripada fb. Chat dengan nate-on dari pada ym. Seaching di naver daripada di google atau yahoo. Indonesia mana? Buat dong fb versi Indonesia, atau google versi Indonesia, atau ym versi Indonesia. Jangan lupa harus membuat konsumer percaya dengan produk kita. Yang keren di Korea ini juga adalah, web-web mereka seperti naver atau daum ternyata diiklankan di tipi, hohoho

maap jika ada kata-kata yang salah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: