~ A Whole New World…



Bagaimana kabar ekologis Indonesia?

Jika ditanya tentang kabar ekologi Indonesia…hehehe, saya jujur jadi malu jawabnya. Karena yang kita tahu bahwa Indonesia (dulu) mempunyai tanah yang subur…apapun tanaman yang ditancapkan di tanah Indonesia pasti tumbuh, itu salah satu penggambarannya. Lalu hutannya lebat, jauh dari bencana-bencana… pokoknya aman sentosa deh. Tapi kenyataannya sekarang? hiks😥 bencana dimana-mana, hutan banyak yang gundul, tanah pun tidak sesubur yang kita bayangkan karena lahan rusak akibat dibukanya lahan tambang dimana-mana. Menyedihkan kan..😥

Sebenarnya postingan yang ini pernah saya ungkit-ungkit di blog lain sih. Tapi coba saya ungkit2 lagi di blog ini, hoho. Apakah tidak bertanya-tanya, Mengapa Indonesia yang begitu melimpahnya Sumber Daya Alam (SDA) bisa kalah dengan negara maju yang SDA-nya gak seberapa dengan milik kita? Bagaimana bisa negara kita yang luasnya dari Sabang sampai Marauke bisa kalah dengan negara yang luasnya tidak lebih besar dari Kalimantan?

Hoho, itu pertanyaan yang sangat bagus:mrgreen: Saya rasa, jutru itulah kelemahan kita dan kelebihan mereka. Loh? Coba saja kita lihat… berapa banyak lahan yang dibuka untuk tambang di Indonesia. Dan kita semua tahu bahwa lahan yang telah dibuka untuk tambang…untuk dikembalikan seperti semula, akan membutuhkan waktu yang sangaaat lama. Di kuliah ekologi sub topik pencemaran lingkungan sih seperti itu. Tapi kenapa kita kok banyak membuka lahan untuk tambah? Oke lah itu katanya bisa dibuat aset sumber energi. Tapi..kalau kita hanya mengandalkan sumber energi itu saja, kan lama-lama juga bisa habis. Pasti deh akan datang masa itu. Yaah, mungkin seperti sekarang ini kali ya. Sudah tambangnya habis, lingkungan rusak pula (doh). Nah, pertanyaannya…kenapa kok di negara-negara maju justru tidak membuka lahan tambang seperti Indonesia? Apa mereka tidak punya? Hmm…mereka mungkin punya. Hanya saja masalahnya adalah…jangka panjangnya. Kalau sudah habis SDA-nya…lalu mau gimana kalau cuma kita mengandalkan sumber SDA saja. So, mereka memilih untuk memajukan SDM ketimbang mengandalkan SDA. Mereka membeli bahan mentah di kita, dan kita membeli produk dari mereka. Begitu kan kasus yang ada sekarang?😉 Mereka lebih memilih hutan-hutan mereka hijau, dari pada harus menggali tambang yang dampaknya akan ke anak cucu juga. Jadi kenapa Indonesia mau membuka lahan tambang itu? hoho. Pernah gak sih sedikit terbersit dan menghubung-hubungkan keadaan. Jadi begini, kenapa kok perusahaan tambang itu banyaknya dari perusahaan asing? (contoh : freeport). Apa kita gak berpikiran kalo negara maju memang sengaja menanam modal, supaya negara seperti Indonesia mau membuka lahan untuk tambang? Hehehe, kok Indonesia mau ya?😛 Artikel ini salah satu buktinya.

So, okelah awalnya negara asing akan membeli mahal hasil tambang kita yang berupa mentahnya. Lalu Indonesia beli produknya dari mereka. Karena mereka (negara asing) punya SDM yang bagus, jadi suatu saat kalau tambang di kita sudah habis, it’s ok…mereka akan mengusahakan cara lain. Beda bagi kita yang mengandalkan SDA, yang jika sudah habis akan lepas penghasilan dari mereka negara pembeli, dan kita tergantung pada negara maju untuk teknologi. Menyedihkan bukan?😦 Apalagi kita termasuk negara yang penduduknya banyak. Kalau penduduk banyak semua punya SDM bagus sih it’s ok…malah menambah penghasilan negara. Sedangkan kalau SDM-nya tidak bagus…ya tidak akan mengahasilkan apa-apa. Padahal negara memberi tunjangan-tunjangan terus. Kalau gini ya negara lama-lama bangkrut juga😆 dan akhirnya pada kesimpulan… padahal negaranya luas sekali, memiliki banyak pulau, tapi kenapa kokjauh lebih miskin dari pada negara maju😉

Terinspirasi dari : blog ini


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. aduh mengerikan baca artikel itu.
    makin ga lestari aja nih lama2 alam kita..

    memang sih satu kelemahan kita tuh, salah mengambil nilai tambah dari kekayaan alam kita.
    kita menganggap kekayaan alam itu aset untuk dijual dengan alasan SDM kita ga mampu memberdayakan kekayaan alam ini.
    jadilah biar perusahaan penambangan asing yang bermain di dalam negri, jual dan kita beli hasil produksinya..

    Pesimis banget tuh. dan herannya, ga ada niatan memperbaiki kontrak kerja yang mungkin merugikan negara kita. malah semakin memperbanyak kemungkinan penambangan alam seperti yang ada di artikel tersebut..

    Lestarikan alamku..hehe

    | Reply Posted 7 years, 5 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: