~ A Whole New World…



cerita konyol buffer dan pH

Cerita pagi ini adalah buat MOPs solution, buat elektroforesis RNA. Jadi bahannya ada MOPs, EDTA, sama Natrium Acetat. Setelah itu ukur pH. Karena saya ngukur pH di lab sebelah jadi mereka itu selalu melayani saya, hahaks (baca : belum percaya sama saya). Lah pas itu untuk menaikkan pH, saya suruh pake NaOH 0,1 N. Saya sih sempat berkata dalam hati..ini gapapa pake 0,1 N? Alhasil, smua NaOH dalam botol itu ya saya habiskan, hahaks. Kenapa? Karena NaOH 0,1 N itu konsentrasi-nya kecil. Mana mampu menaikkan buffer? Pake buffer-nya MOPs lagi, hoho. Ya, kita semua tau bahwa buffer itu adalah larutan penyangga, yang pH-nya susah sekali berubah kalau bukan konsentrasi yang tinggi. Apalagi MOPs, yang katanya termasuk buffer berkualitas baik. Jadi kalau ingin main ubah-ubah pH dengan buffer, pakailah yang konsentrasi-nya tinggi:mrgreen: Tadi akhirnya saya pakai yang 20 N, hoho. Yah, lucu aja sih…hehehe. Oiya, tapi kalau untuk medium kuljar mending pakai yang 0,1 N. Karena namanya juga medium untuk taneman. Jadi jangan ekstrem-ekstrem. Dan satu hal lagi, sebaiknya jangan suka menaik-turunkan pH. Itu membuat larutan rusak. Jadi misalnya kita mau menaikkan jadi 7 (ditambah NaOH kan?), nah karena kebablasan jadi pH 8 trus ditambah HCl biar pH-nya turun. Itu ga baik. Lalu gimana? ya buat lagi yang baru:mrgreen:


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: