~ A Whole New World…



Meluruskan kiblat

Wakakaka, saya telat banget kasih inponya (devil). Tapi gapapa deh, saya inpokan supaya kita tau aja…dan insyaAllah the next-nya kita ga telat lagi😀 Jadi kemarin itu…16 Juli 2009 pukul 16.27 WIB matahari tepat di atas (zenith) Ka’bah (istiwa A’zam). Jika kita ingin tau arah kiblat mana…maka luruskan kiblat ke arah matahari saat itu atau ambil tonggak, tegakkan vertikal maka bayangannya adalah kiblat yang paling benar. Berlaku diseluruh dunia yang masih dpt melihat matahari pada jam tersebut. Toleransi 2 hari sebelum & sesudahnya.

Dalam islam, menghadap ke arah kiblat (Masjidil Haram/Ka’bah) adalah tuntunan syariah dalam melaksanakan ibadah tertentu. Wajib dilakukan ketika hendak mengerjakan sholat dan mengubur jenazah orang islam. Sunnah ketika azan, berdoa, dzikir, membaca Al Qur’an, menyembelih binatang, dll.

Dan dari mana saja engkau keluar (untuk mengerjakan shalat), maka hadapkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram (Kabah), dan sesungguhnya perintah berkiblat ke Kabah itu adalah benar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali lalai akan segala apa yang kamu lakukan.”

( QS. Al-Baqarah : 149 )

Berdasarkan tinjauan astronomis atau ilmu falak, terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk meluruskan arah kiblat antaranya adalah menggunakan kompas, theodolit, rasi bintang, matahari dan yang paling mudah adalah saat matahari tepat di atas Ka’bah (Makkah) yang dikenal dengan istilah Istiwa A’zam (Istiwa Utama). Di kalangan masyarakat pesantren di Indonesia istilah yang cukup dikenal adalah “zawal” atau “rashdul qiblat”. Dalam penentuan waktu shalat, istiwa digunakan sebagai pertanda masuknya waktu shalat Zuhur. Istiwa Utama yang terjadi di kota Makkah dapat dimanfaatkan oleh kaum Muslimin di negara-negara sekitar Arab khususnya. Istiwa A’zam di Makkah terjadi dua kali dalam setahun yaitu pada tanggal 28 Mei 2009 sekitar pukul 12.18 Waktu Makkah dan 16 Juli 2009 sekitar pukul 12.27 Waktu Makkah pada tahun-tahun biasa. Sedangkan untuk tahun-tahun Kabisat dan setahun berikutnya tanggal ini kadang maju 1 hari (27 Mei dan 15 Juli). Dan kalau waktu indonesia 27-28 MEI 2009 16:18 WIB & 15-16 JULI 2009 16:27 WIB

istiwa10

Jadi begitulah sekilas tentang meluruskan kiblat😀 Inpo selengkapnya dapat dibaca di sini. Tapi kalau tempat saya…hiks, kayaknya imposible deh😥 Lah mushola kecil di lab itu tempatnya terpencil..boro-boro ada sinar matahari, jendela ke luar ruangan aja gak ada😦 Ya sudahlah, mengandalkan kompas😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: