~ A Whole New World…



Uljin Invitation (part 2) ~ two sides

Foto0942Masih pada hari yang sama…yaitu hari Sabtu. Tapi di jam yang berbeda dari sebelumnya, tentunya. Kali ini acaranya adalah bersenang-senang (menurut versi mereka). Kami pergi ke puncak yang terkenal dengan spa resort-nya, katanya. Perjalanan satu jam dari tempat expo. Jadi mungkin kayak reuni-an kali ya. Semua relasi pak prof ngumpul semua di situ, teman-teman satu kuliahnya juga ngumpul di situ. Dan yang membuat saya surprise…ada teman pak prof yang bisa bahasa Indonesia (woot). Beliau itu tinggal sejak tahun 1992 di Sukabumi. Jadi logatnya ya logat jawa barat gitu ngomongnya..hihi. Sekarang beliau jadi guru SMA di Korea. Waktu di ina dulu…katanya sih gara-gara dipanggil jadi sukarelawan oleh menteri pemuda & olahraga. Hmm..apa ya? (beliaunya gak mau crita detail sih, hoho). Tapi aneh juga. Saya kenapa gak biasa pake bahasa ina gini..hahaks. Saya malah jawabnya pake english ato bahasa korea. Aneh, bicara pake bahasa ina EYD. Uda kebiasaan bahasa saturi-nya ina (baca : java langauge) hoho.

Malam-nya…acara pesta dimlai. Ternyata…prof paling senior ultah. Makanya heboh banget masak-masak..hihi. Awalnya sih..keadaan baik-baik saja. introduce all member…pidato singkat dari prof…dan gak ketinggalan cheers soju-nya (saya tetep minum coke). Btw pak prof pe-de banget memperkenalkan tentang saya kalau saya akan jadi mahasiswa-nya sampai doctor nanti..hahaks. Kembali ke acara party-party itu. Beberapa jam kemudian, keadaan mulai tak terkendali. Wajah-wajah mereka mulai memerah karena kebanyakan alkohol. Bicara mereka mulai ngelantur gak jelas (doh). Ternyata ada tradisi seperti ini, jadi jika seseorang (misalnya pak prof) menawarkan menuangkan minuman ke seseorang, itu artinya beliau ingin ngajak ngobrol dan ingin mengenal orang itu lebih dekat. Minumannya of course soju itu. Setelah pak prof menuangkan sambil ngajak ngobrol, orang itu harus menghabiskan minumannya dan gelas bekas dia diberikan ke pak prof untuk membalas menuangkan minuman juga.Picture 128 Saya mengalami hal itu juga. Tenang, saya gak minum alkohol kok meski banyak yang merayu saya (memang saya the only one yang gak minum alkohol). Pak prof saya pun setiap ada acara makan bersama gini, pasti tuh tidak ketinggalan, “You must try this”. Dan saya hanya meringis saja…wekeke. Kemaren pak prof pun sampe bilang, “Ini air putih loh.” (karena soju warnanya bening kayak air putih). Bukan hanya ini yang membuat saya sedih dan memaksakan untuk tersenyum. Karena setelahnya, kami diajak ke norebang (tempat karoke). Oke, kalo cuman nyanyi-nyanyi saja di norebang sih it’s ok. Tapi tujuan utamanya adalah ngelanjutkan minum soju (doh). Saya disuruh cheers2an lagi. Dan coke-nya ternyata gak ada. Mereka pun memberi minuman lain. Sebelum minum, mereka bilang…”Mungkin ini beer.” Heh?! ternyata setelah saya baca, lemon tea..fiuh syukurlah. Dan mereka pun tertawa (ga syopan). Entah kenapa, saya seperti masuk dalam neraka, tempat setan-setan berkumpul. Mereka (pak prof dan yang lain) bernyanyi-nyanyi, treak-treak, joget-joget gak jelas. Saya diajak begituan…tapi gak mau, cuman berdiri aja. Saya gak bisa begituan, hiks. Bayangkan.. pantaskah saya cewe berjilbab ikut begituan? nyanyi-nyanyi & treak-treak gak jelas…nari-nari gak jelas…cheers dan menuangkan minuman alkohol. Ah, saya bener-bener syedih😦 Saya bener-bener gak nyangka mereka akan seperti itu. Padahal he looks so seriously (kalo sadar). Lah pas gak sadar gini, kayak demons semua…saya takut :cry:  Dalam otak saya…yang ada istighfar terus dan di sisi lain bersyukur saya adalah muslim. Islam gak ada beginian, semua dalam keadaan sadar dan tampak lebih indah. Wuaa..kalo inget itu rasanya ngerasa bersalah banget…masih belon bisa jadi muslim yg baik :cry: Saya pun gak bisa secara ekstrem melarang mereka dan tampak sok benar. Karena saya juga ingin memperkenalkan islam pada mereka dengan cara indah.

Dan jam 2.30 am… kami pun kembali ke penginapan. Makasi Syifa karena malam itu mau dengerin crita-crita saya. Maap Allah😦


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * yani says:

    sabar ya wid… di Korea atau mungkin di belahan dunia yang lain pun akan seperti ini ujiannya, yang penting tetap smangat untuk menjadi muslimah yang baik. ambil yang baik2 dan buang jeleknya dr kebiasaan orang Korea🙂

    | Reply Posted 7 years, 4 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: