~ A Whole New World…



Persiapan menyambut ramadhan

~ Diambil dari ceramah kajian online tanggal 31 Juli 2009 ~

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Sayang sekali kalau bagi muslim dan muslimah melewatkan momen-momen penuh berkah ini.

“Wahai orang-orang yang beriman. Wajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar bertakwa.” (Al Baqarah ~ 183)

Meskipun muslim di Korea ini sedikit, tapi tidak menyurutkan smangat kita untuk menyambut bulan ramadhan. Rasul dan sahabat untuk menyambut bulan ramadhan ini…persiapannya uda dilakukan 6 bulan sebelumnya. Harusnya kita juga mencontoh apa yang rasul dan para sahabat lakukan. Ada 6 persiapan yang dilakukan dalam menyambut bulan Ramadhan, yaitu :

  1. Persiapan Rukyah (ibadah)
  2. Persiapan jasadiyah (fisik/kesehatan)
  3. Persiapan Fiqriyah (ilmu)
  4. Persiapan Maliyah (materi)
  5. Persiapan Ailiyah (keluarga)

Oke, kita bahas satu-satu saja.

1. Persiapan Rukyah (ibadah)

Persiapan dalam ibadah ini dapat dimulai dari memperbanyak ibadah sunnah, dzikir, membaca Al Qur’an. Kita mulai dengan hal yang paling sepele aja, kalau misalnya sebelumnya kita tidak sholat tepat waktu… coba sekarang kita biasakan untuk sholat tepat waktu. Lalu ditambah dengan sholat sunnah di akhir atau di awal sholat fardu. Selain itu biasakan juga sholat dhuha dan Qiyamul Lail (sholat malam). Kalau kita tidak bisa sholat Qiyamul Lail di sepertiga malam, kita bisa lakukan setelah sholat isya’. Ibadah yang lain adalah puasa di bulan Sya’ban.  Diriwayatkan Aisyah, bahwa rasul tidak melakukan puasa sunnah sesering di bulan Sya’ban (HR. Muslim). Maksudnya, Rasul melakukan puasa sunnah paling banyak itu di bulan Sya’ban. Mengapa bulan Sya’ban? Karena pada bulan Sya’ban (diantara rajab dan ramadhan) amalan-amalan kita diangkat. Jadi rasul ingin amalan diangkat sewaktu Beliau dalam keadaan puasa (HR. Ahmad, Dawud). Itu salah satu keistimewaan bulan Sya’ban. Kemudian perbanyak juga dzikir di pagi dan petang…entah itu ayat kursi atau al-ikhlas, dll.

2. Persiapan Jasadiyah (fisik/kesehatan)

Kita dianjurkan untuk menyehatkan badan kita. Kita juga bisa menyiasatinya dengan melakukan chek up sebelum puasa. Utamanya bagi yang 40 tahun ke atas, dicek gula darah, dsb. Bagi yang punya maag juga dijaga jangan sampai makan pedas dan kecut berlebihan. Lingkungan sekitar kita juga jangan lupa dibersihkan. Kita semua pasti tau, kebersihan pangkal kesehatan kan? 😉

3. Persiapan Fiqriyah (ilmu)

Hal yang dilakukan adalah kita belajar kembali fiqih-fiqih islam, utamanya tentang shaum dan hal yang berkaitan dengan ramadhan. Meski kita sudah tau, ga ada salahnya kita ulang lagi sebagai reminder. Jadi sebagai referensi supaya kita bisa memperbaiki kualitas ibadah kita.

Ibu ustadzah-nya berkata bahwa ada 3 tingkatan, yaitu :

  1. puasa orang awam : puasa yang tanpa dibekali ilmu, jadi puasa yang hanya mendapat pahala haus dan lapar saja
  2. puasa khusus : puasa yang mampu menjaga panca indra kita. tidak menggunakan panca indra kita untuk hal-hal yang tidak dibolehkan
  3. puasa super khusus : puasa yang dilakukan oleh nabi, sahabat, dan orang sholeh. Jadi tidak melewatkan sedetik pun untuk ingat pada Allah. Yup, selalu ingat pada Allah.

Nah, kita tinggal pilih aja…kita menargetkan puasa kali ini di point yang mana. Ini bisa dijadikan penyemangat untuk kita agar ibadah kita menjadi lebih baik lagi, amin 🙂  Dan tentunya dengan target yang istiqomah. Bukan hanya di bulan ramadhan aja, lalu dibulan berikutnya turun secara perlahan, hoho.

4. Persiapan Maliyah (materi)

Ada tips khusus dari ibu ustadzahnya, yaitu kita dianjurkan berlatih menabung selama 11 bulan.  Simpel saja, kita bisa siapkan kaleng sebagai wadah untuk menabung. Berapa yang  uang yang ditabung? Terserah, berapa saja. Kalau misalnya 1000 per hari, setahunnya uda berapa, hehe. Nah, nanti tabungannya dibuka pas bulan Ramadhan untuk infak-infak dan sebagainya. Jadi uang untuk infak tidak mengganggu pengeluaran rutin per bulan kita karena kita sudah menyiapkan terlebih dahulu uang untuk memperbanyak infak. Uang itu bisa digunakan untuk memberi orang berbuka puasa, zakat, sadakah-sadakah di masjid, anggaran ta’jil, dsb.

5. Persiapan Ailiyah (keluarga)

Intinya memeriahkan suasana ramadhan di tengah-tengah keluarga. Selalu mengingatkan dan menyerukan “marhaban ya ramadhan”, bukan “marhaban…yaaah…ramadhan lagi…” hehehe. Bagi para ibu juga, jangan mudah terpengaruh dengan perkataan orang dalam mengajarkan puasa pada anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Biasanya sering mendengar dari tetangga, “Anakku masih umur 3 tahun udah bisa puasa full sampe maghrib loh”. Dan secara tidak sadar, kita pun ingin anaknya gak mau kalah dengan anak tetangga…jadi ya memaksa anaknya untuk bisa puasa full. “Masak anak ibu ini bisa puasa sampe maghrib, kamu gak bisa?”, hehe. Untuk mengajarkan anak puasa, tidak apa-apa dengan membangunkan pada waktu sahur…atau mengajaknya berbuka bersama. Sesekali mengajaknya berpuasa kalau kuat. Yang penting jangan memaksa, toh masih belum wajib. Kasian juga anak kecilnya, hehe.

Nah, mungkin segini dulu tips-tips persiapan ramadhan-nya. Semoga ada peningkatan kualitas ibadah kita untuk bulan ramadhan besok ini, dan peningkatan itu akan istiqomah…amin 😀

Advertisements

Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * yani says:

    thanks tuk sharingnya, jumat kemarin ngga bisa ngikut 😦

    | Reply Posted 7 years, 11 months ago
    • * adrianna says:

      nah, itu mba…saya review lagi hasilnya 😀

      tapi sbenernya itu kurang satu… persiapan sosial dengan minta maap pada sesama muslim sebelum puasa ramadhan. Tapi dasar dalilnya masih ga jelas, jadi saya gak cantumin 😀

      | Reply Posted 7 years, 11 months ago
  2. * kips says:

    Postingannya bagus dan syarat akan makna. Terima kasih telah diingatkan, moga diri ini bisa mempersiapkan untuk hal tsb 😀

    | Reply Posted 7 years, 11 months ago
    • * adrianna says:

      smoga ramadhan kali ini membawa banyak berkah untuk kita..amin 😀

      | Reply Posted 7 years, 11 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: