~ A Whole New World…



Makanan delievery servis (andalan anak asrama)

Foto1005Yaah, beginilah nasib anak kos-kosan asrama di sini. Kalo pas tinggal di asrama yang disediain makan sih enak, laah kalo pas tinggal di asrama no makanan gini…jadi musti mikir makan apa besok. Uda tau kan lokasi kampus saya sangat tidak startegis dalam urusan makan-makanan. Ga boleh masak-masak pula (emang ga ada dapur). Dan kalo kelafaran begini…bingung deh, apalagi kelafarannya pas weekend. Ga ada warung buka dalem kampus, hahaks. Solusinya kalo ga pergi ke downtown ya mesen delievery serpis bgini. Kalo untuk orang Korea sih tinggal pesen via deliperi serpis wae kalo males kluar. Nah, bagi kami para warga asing yang masih ga bisa bahasa Korea…hohoho, kesulitan juga. Mereka ga bisa english. Dan biasanya sih kami mengandalkan bantuan temen untuk nelponin, hihihi. Tapi saya sadar…tak selamanya harus bergantung pada teman, so kami pun nyoba mesen sendiri lewat telpon. Ternyata bisaaa! (woot). Cuman bilang tempat kita lalu apa menu yang dipesan dan…kamsahamida, hoho. Biasanya sih kami mesen 양념 (yangnyam) chiken. Jadi ayam pake saus manis gitu. Itu tanpa tulang pesennya. Ada juga yang menu 간장 (ganjang) chiken…itu cuman ayam goreng tepung biasah. Yang saya beli kemarin itu saya pesen di warung ayam yang 파닭 (yang ditambahkan onion / daun bawang). Sebenernya ada juga yang engga..tapi nomor telponnya ketinggalan di kamar lama…hahaks. Lebih suka yang ga pake sih dari pada pake daun bawang, hoho. Paling murah harganya 10ribu won…uda termasuk pepsi (colla) dan acar rubish.

Jajangmyon Foto0464 Jampong

(ka – ki : jampong, ayam steam, jajangmyon)

Selain menjual beginian…dijual juga makanan lain seperti mie jampong (mie seafood dengan rasa spicy), mie jajangmyon (mie dengan bumbu seperti kari cokelat), ayam steam (lengkap dengan wortel, ketang, ayam, bihun yang di-steam), pizza, dll…. Yang jajangmyon biasanya sih pake pork…tapi kali ini ga pake daging apapun makanya harganya murah. Cuman 2000 apa 2500 won gitu, lupa…hehehe. Tapi kalo yang ayam steam itu…wuih mahal, 20.000 won ke atas, hoho *bisayo*  Yah, beginilah sekilas tentang makanan delievery serpis..hihihi.

Hmm…kalo di Korea, usaha beginian banyak lakunya… karena setiap orang Korea lebih suka mesen lewat telpon lewat delievery serpis…beberapa menit kemudian dateng deh…hohoho. Yang lucu tuh pengantar makannya. Mungkin dia lagi laris banget kali ya…jadi kayaknya terburu-buru gitu, jadi musti bisa berkendara dengan kecepatan tinggi juga…hahaks (kalah nih rossi, hoho).


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. pengen nyobaiiiiin…

    | Reply Posted 7 years, 3 months ago
  2. * ahmad syauqi says:

    yg menu ayam ato daging yg lain, ayamnya dipotong pake cara islam g neng?? jadinya halal ato g ya?? nah lo!!! mdh2an ada jawabanya. maaf klo ksh masalah. q tau, insyaAlloh neng pasti dah milih yg halal n baik.

    | Reply Posted 7 years, 3 months ago
  3. * Reza says:

    haha,,iy kyk nya enak,,,,tp halal nda,,,?
    orang korea itu ahli kitab ngga sih,,? denger2x klo sembelihannya hli kitab itu halal,,,nabi aja pernah makan makanan yg dikasihin orang Yahudi,,,[tp lupa hadisnya]… =D

    wew,,kul di korea dapet beasiswa kah,,,?

    diceritain juga donk awal perjalanan bisa ke sana,,,, =D

    wassalam

    | Reply Posted 7 years, 3 months ago
  4. * adrianna says:

    @ masDri : wekekeke…cari resep di youtobe trus masak sndiri ya…

    @ mamax : trimakasih mas mamax atas masalahnya😀 saya sudah tanya2 soal ini. Sebenernya banyak argumen yang menjawab soal ini.
    Untuk makanan, smua makanan yang ada di bumi itu halal, kecuali dilarang dalam Al Qur’an atau Hadits. Apakah ayam itu haram? Ataukah yang haram gara2 cara penyembelihannya? Berikut argumen selanjutnya.
    Ada hadits seperti ini : Hadis No. 203. Diterima dari Aisyah ra. bahwa suatu kaum bertanya kepada Rasulullah saw.: “Ada suatu kaum yang membawa daging kepada kami, dan kami tidak tahu apakah dibacakan padanya nama Allah atau tidak”. Maka jawabnya: “Bacakanlah sendiri oleh kalian, lalu makanlah!” Kata Aisyah: “Mereka baru saja di dalam kekafiran” (Diriwayatkan oleh Bukhari, Nasa-i dan Ibnu Majah). Memang sih harus tau tafsirnya dan riwayatnya terlebih dahulu… (bisa baca di sini : http://groups.yahoo.com/group/Halal-Baik-Enak/message/714). Tapi coba kita pakai logika. Kalaupun memang penyembelihannya ga pake bismillah, misalnya saja motongnya pake mesin pemotong, apakah di ina juga menjamin semua daging dipotong pake bismillah? Bagaimana kalau yang pemotongnya non muslim? Bagaimana kita tau? Dan setelah saya baca artikel dari sumber ini (sumber : http://widhiadriannaphoto.multiply.com/journal/item/3/Makanan_halal_dan_haram_di_luar_negeri) bahwa seharusnya kita tidak mencari tau hal yang tidak tau tentang kehalalan.
    Dan yang terakhir…saya tinggal di minoritas muslim sedangkan saya butuh daging untuk keberlangsungan hidup saya (alasan kesehatan), hoho. Tapi saya juga berusaha ga mengkonsumsi yang jelas-jelas itu haram (tau maksudnya kan?). Yah, kalo itu jelas ada tulisannya pork dan khamar…dan ada orang yag memberitau saya…saya jelas ga konsumsi itu.
    Begitulah alasan mengapa saya tidak memilih vegetarian… maap jika ada yang kurang berkenan😉

    @ reza : InsyaAllah halal (Wallahualam)… kenapa bisa ke sini ya? Kebetulan ini ada prof yang mau terima mahasiswa luar negeri dan mau kasih beasiswa..begitu..hehe

    | Reply Posted 7 years, 3 months ago
  5. * ahmad syauqi says:

    sedikit kutipan penjelasan dari referensinya widhi pada http://groups.yahoo.com/group/Halal-Baik-Enak/message/714) : ” Jadi, maksudnya jika kita
    tidak mengetahui secara pasti akan kondisi daging dibawakan oleh seorang
    muslim yang berasal dari komunitas muslim maka kita bersangka baik saja,
    bacakan basmalah lalu makanlah. Ingat, daging itu dibawa oleh badui muslim
    dan asumsinya hasil pemotongan badui muslim (dugaan saya pada saat itu
    baru sebagian suku badui yang muslim, itu sebabnya para sahabat ragu siapa
    yang memotong hewan tsb, badui yang muslim atau yang non muslim). Akan
    tetapi, jika kita sudah mengetahui kondisi daging yang ada di sekitar kita
    tentu saja kita tidak bisa menggunakan hadis tersebut sehingga kita secara
    sembarangan begitu mendapatkan daging ayam, kambing atau sapi tinggal
    membaca basmalah lalu menghalalkan daging tersebut.”

    pertanyaannya : apakah hadis tsb bisa digunakan dalil bagi org yg tinggal di daerah non muslim?. sebenarnya dari kutipan penjelasan di atas dari referensinya neng tuh dah jelas jawabanya.
    Memang di ajaran agama islam tidak ada yg menyulitkan. Dalam suatu keadaaan darurat suatu yang haram bisa jadi boleh tp tetap dng batasan. Namun, di satu sisi jg tidak terlalu memudahkan (klo terlalu memudahkan ntar bisa dibilang agama liberal…waduh!!). contoh sholat khouf dalam peperangan, mskipun dlm kondisi yg terancam di tengah peperangan, sholat tetap dilaksanakan dengan cara “yg diringankan” dan diajarkan, bukan sekonyong-konyong dapat dispensasi boleh tdk sholat, atau yg masalah daging pokoke kita baca basmalah aja (khan masih bnyk protein2 yg lain sprt ikan, telur,dsb. tuh menurutku lbh baik dbandingkan dng gading..eh daging ding!!). Yang ingin saya tanyakan adalah apakah keringanan berarti ketika kita merasa susah, kita asal mudah memilih yang ringan atau menggampangkan. menurutku lbh baik untuk mslh ini, kita cari kesepakatan (ijma’) para ulama’ (bkn dr satu ulama’ saja) krn kita msh awam blm bnyk ilmunya.
    Klo masalah potong memotong di Indonesia memang harus cari rumah potong hewan yg bersertifikat MUI. tp insyaAlloh klo di negara yg mayoritas muslim kyk indonesia, penyembelihannya dng cara islami kok (kecuali klo jelas2 dari rumah potong yg g islami lo ya!).
    ya udah kpn2 q kirimin bali dagingnya bu sula ke korea ya???
    Wallohu a’lam.

    | Reply Posted 7 years, 3 months ago
    • * adrianna says:

      makasi mas mamax atas masukan dan sarannya🙂

      | Reply Posted 7 years, 3 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: