~ A Whole New World…



selamat tinggal masa kecil

mas snior : hey~ model2 beginian itu pilem kesukaanmu kan?

sambil menunjukkan pada saya cuplikan Toy Story 3

me : wuaaa~~~ ini toy story 3 yaaaa~~~~

mas snior : pengen nonton ga?

me : iyaaa~~~~ btw, kamu dapet dari mana ini? free movie ya?

mas snior : engga~ aku bayar untuk donlot pilem ini

me : ……

saya terdiam~ wekekeke, bayar toh? ㅋㅋㅋㅋ  berarti ceritanya saya harus menontonnya ya. Jangan sampe kayak kasus pilem~~~~ aduh, apa si judulnya… saya lupa. wekeke. Jadi dulu itu saya didonlotin pilem bayar~ tapi ga ditonton… hahaha.

mas snior : besok kalo kamu mau nonton pilem ini~ caranya begini… (diajarin caranya). Kamu tau passwordnya komputerku kan?

Akhirnya besok paginya saya nonton. Sendirian.

Ga rugi saya nonton pilem ini~

Dan entah kenapa~ saya terharu nonton pilem ini, huhuhu.

Pas saya nonton pertengahan cerita, labmate lain dateng. Dia sempet ngeliat saya nangis tersedu2. Biar aja deh dia anggep saya cengeng dan saya dikatain, “Emang anak kecil banget kamu ini. Masa nonton pilem kartun bisa nangis.” hahaha, iya ya~ kadang ga logis juga. Padahal pilem kartun itu. Bisa-bisanya nangis sesenggukan, wekeke.

Mungkin sebagian orang~ tidak setuju dengan yang saya alami. Mungkin sebagian akan menganggap, It’s not really touched heart.  Ya, ini kembali lagi pada feel masing2. Saya punya cerita yang mirip dengan si cowo ini. Ini bukan hanya sekedar berpisah dengan boneka, tapi ini perpisahan dengan masa. Masa kecil menuju masa dewasa. Di rumah, saya masih akan berinteraksi dengan masa kecil saya. Saya masih bisa manja sama ortu saya, saya masih bisa ngeliat mainan-mainan kecil saya dan kadang saya juga memainkannya…hehe. Tapi kalo uda pergi ke college seperti yang di alami anak itu~ kita akan belajar menjadi seorang dewasa. Putus dari masa kecil. And it’s occurred to me. Ah~ andaikan mainan saya bisa bicara seperti yang ada di dalam toy story itu~~~ apakah mereka akan merasa sedih kehilangan saya ya? hahaha. Sewaktu masih kecil, saya punya banyak mainan, dan saya suka mainan sendiri. Saya paling suka kalo mainan monolog, jadi bicara-bicara sendiri gitu, haha.

Saya terharu pada saat adegan si cowonya harus pergi ke college. Berpisah dengan kamarnya, berpisah dengan ibunya, berpisah dengan mainan bonekanya. Maksud hati mau bawa 1 boneka kesayangannya, tapi ada anak kecil yang pengen boneka itu. Akhirnya bonekanya dikasihkan~~~ huhuhu. Cowo itu bilang ke anak kecil itu, “Maukah kamu menjaga mainan-mainan ini untukku? Karena mainan ini sangat spesial.” Anak kecil itu mengangguk.

Tapi kenyataannya~ hal yang sama tidak terjadi pada saya, hahaha. Padahal saya uda nge-pack mainan kesayangan saya di kerdus, di lemari. Saya uda berpesan sama orang rumah, kalau barang ini jangan diapa-apain. Mungkin ada barang tertentu yang boleh dibuat mainan sama keponakan saya tapi jangan dibawa pulang. Ada barang yang sama sekali ga boleh disentuh. Tapi faktanya…. ayah saya membongkarnya dan memberikan pada sodara-sodara saya, dan parahnya lagi ada mainan lain yang dibuaaaannng, huhuhuhu. Ah~ itu bikin ngambek saya ga ilang for a long time. Ya, saya memang tidak punya hak lagi di rumah saya~ dan jika saya pulang, saya sudah kehilangan kamar saya. Jadi saya statusnya numpang aja di sana, haha. Soal tempat tidur, kadang saya berbagi dengan adek, ortu, ato tidur di sofa. Begitulah~ saya sudah berpisah dengan masa kecil saya, pada masa saya mau kuliah s1. Tapi pas saya mau berangkat ke Korea untuk s2~ I feel fine. Not really touched heart. Karena posisinya saya uda dewasa. Akhir s1 uda menginjak masa dewasa, dan s2 masa pematangan aja. Lebih pada penguatan karakter. Palingan saya sedih pisah sama orang rumah teman-teman aja. Tapi jaman kan uda canggih, kami bisa telpon dan bisa berhubungan via internet. So, no problem. Tapi kalau uda berpisah dengan suatu masa~~~ ya uda, kita akan berpisah selamanya dan ga mungkin akan kembali.

I’ll be missing them, all of the my childhood🙂


Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * ias says:

    iya…aku juga nangis nonton film ini… really touchy! :((

    | Reply Posted 6 years, 3 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: